Kamis, 16 April 2020

PENGENALAN DAN PENGGUNAAN APD

MODUL I - DASAR K3
PENGENALAN DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI

1. Pendahuluan
Tempat kerja tak pernah luput dari adanya potensi bahaya yang mengancam pekerja. Agar tidak menciderai pekerja, maka dilakukan pengendalian terhadap semua risiko yang mungkin timbul dalam sebuah aktivitas pekerjaan. Pengendalian dipilih berdasarkan hasil dari penilaian risiko yang dilakukan.

Pada prinsipnya, terdapat banyak pilihan alternatif pengendalian bahaya. Dimana bila dimungkinkan kita dapat memilih pengendalian bahaya berdasarkan hirarki pengendalian, antara lain meliputi eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, pengendalian administrasi dan Alat Pelindung Diri (APD). APD merupakan pilihan terakhir dari pengendalian bahaya ketika bahaya memang tidak bisa dikendalikan dengan cara lain.

Kesuksesan dalam memilih jenis APD yang akan digunakan pada setiap proses produksi akan tergantung pada ketepatan dalam mengidentifikasi bahaya. Penggunaan APD pada praktiknya di lapangan sering menjadi pilihan, akan tetapi sering kali ketidaktepatan dalam memilih menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan ancaman bahaya lainnya. Selain itu penyediaan APD tidak dapat berdiri sendiri, artinya harus dibarengi dengan program yang lain yaitu edukasi dan pelatihan yang diberikan kepada pekerja tentang bagaimana menggunakannya, kapan digunakan, bagaimana merawatnya dan lain-lain.

Oleh karena itu, sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat, yang akan terjun di dunia kerja, perlu mengenal jenis-jenis APD dan mengetahui bag,kaimana cara menggunakannya dengan benar sebagai bekal dalam memberikan contoh kepada masyarakat dan mengedukasi masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan APD yang benar.

2.Acuan
Permenaker 08 Tahun 2010 tentang Alat Pelindung Diri

3.Tujuan Pelaksanaan Praktikum
a.Mengenali jenis-jenis APD dan fungsinya
b.Mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan APD
c.Mempraktikkan cara menggunakan APD dengan benar
d.Melakukan fit test untuk penggunaan pelindung pernafasan
e.Mengidentifikasi APD yang sesuai untuk kondisi pandemic covid 19 untuk berbagai jenis kalangan baik tenaga medis, masyarakat umum dan lain-lain

4.Alat dan Bahan Praktikum, dengan menggunakan media gambar
a.Jenis-jenis pelindung mata
b.Jenis-jenis pelindung pernafasan
c.Jenis-jenis pelindung telinga
d.Jenis-jenis pelindung kepala
e.Jenis-jenis pelindung kaki
f.Jenis-jenis pelindung tangan
g.Jenis-jenis pelindung badan
h.Jenis-jenis pelindung diri dari bahaya jatuh dari ketinggian

5.Tugas
a.Kenali jenis-jenis APD dan fungsinya!
b.Identifikasi kelemahan dan kelebihan APD!
c.Praktekan cara menggunakan APD dengan benar!
Catatan (melalui pengamtan video dan menuliskan kembali). SIlahkan ditambahkan referensi lain, jangan lupa dicantumkan sumber referensinya
d. Lakukan fit test untuk penggunaan pelindung pernafasan!
Catatan : (melalui pengamtan video dan menuliskan kembali). SIlahkan ditambahkan referensi lain, jangan lupa dicantumkan sumber referensinya
e.Identifikasi APD yang sesuai untuk kondisi pandemic Covid-19 ini untuk semua kalangan baik tenaga medis, masyarakat dan lain-lain



6.HASIL PELAKSANAAN PRAKTIKUM
a.PENGENALAN JENIS APD DAN KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ALAT PELINDUNG DIRI

NO JENIS APD FUNGSI  & CARA MEMELIHARA APD KELEBIHAN KELEMAHAN
PELINDUNG MATA
1.Fungsi: Melindungi mata dari sumber bahaya seperti partikel beterbangan, debu, benda beterbangan, serta untuk mengurangi akibat dari kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya.

Cara memelihara:
-Cara membersihkan: Diseka dengan kain lembut/tissue, bila permukaan buram dapat dibasuh dengan air dan bila perlu ditambahkan sabun lunak.
-Cara menyimpan: Hindarkan dari benturan dan gesekan dengan benda yang keras Temple atau lengan kacamata terpasang erat pada telinga, berbahan logam atau plastik
-Tidak memberikan perlindungan lengkap
-Dapat menularkan penyakit jika dipakai oleh orang-orang yang berbeda
2.Fungsi: Kacamata yang dimaksudkan untuk melindungi mata terhadap pecahan, benda, serpihan besar, dan partikel

Cara memlihara:
-Cara membersihkan: Pencucian menggunakan air bersih dan detergent.
-Cara menyimpan: Simpan di tempat bersih dan kering -Sempurna melindungi mata, rongga mata dan area wajah yang mengelilingi mata
-Dapat melindungi mata dari benturan, debu dan percikan
-Beberapa kacamata berventilasi dan mungkin tidak cocok untuk perlindungan terhadap gas dan debu
3.Fungsi: Melindungi wajah dari debu dan percikan potensial atau semprotan cairan berbahaya (OSHA, 2004).

Cara memelihara:
-Cara membersihkan: Pencucian dapat dilakukan dengan menyeka menggunakan kain lap basah maupun air.
-Cara menyimpan: Simpan di tempat kering dan bersih, hindarkan dari benda keras dan tajam
-Terpolarisasi untuk perlindungan silau
- Memberikan perlindungan terhadap bahaya benturan
Tidak akan memberikan perlindungan yang memadai terhadap bahaya dampak
4.Fungsi: melindungi mata dari luka bakar yang disebabkan oleh sinar infra merah atau cahaya yang intens, melindungi mata dan wajah dari percikan api, percikan logam dan kerak kerak yang diproduksi selama pengelasan, dan menyolder.

Cara memelihara:
-Cara membersihkan: bersihkan lensa secara menyeluruh karena lensa dapat tersumbat dengan debu, bersihkan lensanya dengan sikat yang halus lalu gunakan tisu yang sudah dibasahi air untuk mengelap permukaannya, lalu gunakanlah tisu yang lembut untuk mengeringkannya. Setelah itu, periksa apakah semuanya masih berfungsi dengan baik atau tidak, karena jika rusak maka harus diganti sebeb dapat membahayakn keselamatan.
-Cara menyimpan: simpan di area yang stabil, padat dan tertutup agar tidak jatuh atau penyok atau retak dan tergores. Selain itu, hindari menyimpan helm di tempat yang suhunya sangat lembab karena ini akan mendorong pertumbuhan bakteri -Dapat melindungi dari radiasi partikel terbang, puing-puing, panas, api, cahaya yang kuat, iritasi dan luka bakar kimia
-Penutup kepala dapat tahan api -Tidak bisa digunakan sendirian, harus digunakan bersama dengan spectacles dan / atau goggles
5.Fungsi: Melindungi mata terhadap konsentrasi cahaya yang intens yang dihasilkan oleh laser.

Cara memelihara:
-Cara membersihkan: bersihkan dengan air untuk membilasnya dengan lembut atau menggunakan kain anti gores khusus untuk menyeka debu dan partikel lainnya atau bisa menggunakan handuk untuk membersihkan lensa partikel dan puing-puing yang terjebak di antara lensa dan framenya.
- Hanya bersihkan pakai mata Anda dengan kain lembut, non-abrasif, dan air hangat karena fungsi bisa rusak jika dibersihkan alat pembersih yang mungkin mengandung zat kimia
-Ganti apabila diperlukan
-Jangan melepas kacamata pengaman dan meletakkannya di meja, bangku, atau area lain di mana mereka terpapar dan rentan terhadap kerusakan -Dapat mengurangi intensitas radiasi leser yang masuk
-Prosesnya sederhana
- transmisi cahaya tampak tinggi
- tingkat atenuasi lebih tinggi
- waktu reaksi cahaya cepat 10-9 detik -Sumber cahaya memiliki selektivitas yang serius
-Lapisan media reflektif mudah lepas landas.
-Semakin tinggi tingkat pengurangan cahaya, semakin tebal lapisan dielektriknya, semakin mudah jatuh.

PELINDUNG PERNAFASAN

6.Fungsi: menyaring diatas 90% dari debu partikulat 0,3 mikron

Cara Memelihara:
-Respirator ini tidak boleh dicuci dengan air.
- tidak boleh disemprot dengan compressor
- karena filter dari respirator/masker bersifat aktif (dapat mengikat kontaminanudara meski tidak dipakai), maka untuk penyimpanannya respirator harus ditaruh didalam plastic clip kedap udara.
- dilarang menempatkan respirator/masker ditempat terbuka
-Memiliki lapisan lebih tebal
-Mampu menyaring debu dan virus
1. bila menggunakan respirator/masker akan mengalami kesulitan bernafas,
2. Secara fisik kondisi respirator/masker sudah rusak, sobek/kotor
3.terasa pusing/sesak saat menggunakan respirator/masker
4.tercium bahan kimia ketika menggunakan respirator tersebut di kantor/ruangan yang bebas bahan kimia
7.Reusable Respirator
Fungsi: menyaring gas kimia dan kemungkinan partikel keluar dari udara saat bernafas

Cara memelihara:
1. lepaskan terlebih dahulu filter dan katub-katub yang ada di masker
2. Cucilah menggunakan tisu yang dibasahi air atau dengan air yang mengalir, gunakan sabun yang ringan
3. Bila perlu gunakan sikat gigi untuk membersihkan kotoran yang menempel pada masker
4. Lalu keringkan (jangan dijemur di panas matahari, akan tetapi cukup di angin2kan ditempat sejuk)
5. Cek bagian2 yang rusak dan gantilah bila perlu
6. Rangkai kembali respirator anda
7. Simpanlah respirator didalam plastik clip kedap udara, lalu masukan kedalam loker/lemari -Dapat dipakai berkali-kali sesuai masa expirednya
-Dapat dicuci.
-Mengganti catridge sesuai dengan kebutuhan
-Apabila catridge kadaluarsa diharapkan untuk membeli baru
8.Half Mask Respirator
Fungsi: Melindungi dari beragam partikel, uap, debu, kabut, asap, atau kombinasi dari semuanya; tergantung pada filter atau kartrid yang digunakan
-Alat bantu pernapasannya ringan dan tidak membatasi mobilitas.
-Respirator terbuat dari karet atau elastomer dan tahan lama. Hanya filter yang perlu diganti bila perlu
-Respirator harus secara rutin diperiksa, dibersihkan, didesinfeksi, dan diperbaiki.
-Proses penghirupan, bahkan dalam kondisi terbaik sekalipun, akan memungkinkan udara yang terkontaminasi bocor ke luar.
-Komunikasi mungkin sulit.
-Respirator tidak dapat digunakan di area di mana bidang yang bersih atau steril diperlukan
9.Full Face Respirator
Fungsi: melindungi seluruh bagian wajahdari terpapar bahan kimia, terutama pernafasan dan terdapat penyaring yang sesuai zat yang ada ditempat kerja

Cara Memelihara: semua bagian bisa dicuci kecuali bagian catridge, setelah dicuci lalu dikeringkan dan disimpan ditempat yang aman, serta diperiksa dan dirawat setelah digunakan
-Memberikan sela yang lebih baik daripada half mask dengan HEPA atau filter 100 series lebih protektif.
-Respirator lebih tahan lama
-Respirator juga memberikan perlindungan ke mata -Respirator tidak dapat digunakan diruangan bidang steril
-saat proses penghirupan bahkan dalam kondisi terbaik dapat terjadi kemungkinan terhirup udara yang terkontaminasi bocor keluar
-Komunikasi sedikit lebih sulit
10.Air Line Respirator
Fungsi: memberikan pasokan oksigen

Cara Memelihara: lakukan pengecekan secara berkala, simpan ditempat yang mudah dijangkau, hindari dari tempat yang bersuhu panas 
-Tidak perlu membeli tangka udara
-Ringan
-Tidak perlu perawatn tinggi
-Memerlukan botol pernafasan yang terpasang dalam kondisi IDLH
-Tergantung pada output kompresor
11.Self Contained Breating Apparatus (SCBA)
Fungsi: digunakan Ketika dalam atmosfer yang kekurangan oksigen

Cara Memelihara: lakukan pengecekan komponen SCBA secara rutin, simpan dalam tempat yang mudah dijangkau, hindari suhu panas dan kotoran.
-Memberi perlindungan tinggi
-Mobilitas tanpa batas
-Pasokan udara terbatas
-Perlu pelatihan Intensif
-Perawatan eksklusif
-Berat dan tebal
PELINDUNG TELINGA
12.Fungsi: dapat mengurangi intensitas suara 10 s/d 15 dB

Cara Memelihara: single earplug digunakan hanya untuk sekali pakai demi menjaga standart kesebrsihan dan performa earplug itu sendiri.
1. Praktis dan mudah dibawa kemana-mana karena ukuran yang kecil.
2. Dapat dipakai bersamaan dengan APD lain dan tidak akan mengganggu fungsi pelimdumh diri yang lain.
Ukuran tidak selalu sesuai dengan ukuran lubang telinga pengguna
13.Fungsi: dapat mengurangi intensitas suara 10 s/d 15 dB.

Cara Memelihara: dapat dicucui dengan sabun dan air hangat, keringkan menggunakan handuk yang lembut dan secara perlahan, kalua sudah dikeringkan simpan didalam wadah yang bersih dan kering. Terbuat dari bahan yang fleksibel, earplug tidak mudah hilang karena ada tali yang mengikat -Memerlukan waktu yang lama dalam pemasangannya
-Tingkat proteksi lebih kecil dari earmuff
-Hanya dipakai untuk telinga yang sehat
14 Fungsi: terbuat dari bahan kera dengan bantal lembut unutk meminimalisir suara yang masuk ke lubang telinga. Earmuff dapat mengurangi intensitas suara 20 s/d 30 dB.

Cara Memelihara: bersihkan dengan detergen cair yang ringan kemudian bilas dengan air hangat, bahan peredam suara tidak boleh terkena air, gunakan sikat halus untuk membersihkan minyak dan kotoran yang menempel pada penutup telinga. Tidak mudah hilang, lebih mudah dikontrol dalam pemakaian Ketika berkerja, variabilitas atenuasi antar penggguna lebih sedikit Tidak mudah dibawa kemana-mana, menimbulkan sedikit ketidaknyamanan Ketika digunakan bersamaan dengan APD lainnya
PELINDUNG KEPALA
15 Fungsi: melindungi kepala dari kotoran dan debu, melindungi kepala dari tangkapan mesin yang berputar-putar

Cara Memelihara: simpan ditempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung, simpan dalam keadaan telungkup Melindungi kepala dari sinar matahari -Tidak dapat melindungi kepala dari benturan dengan benda keras
16 Safety Helmet
Fungsi: melindungi kepala dari benda keras yang terjatuh, menghindari pukulan dan benturan, terjatuh dan terkena arus listrik

Cara Memelihara: disimpan ditempat yang tertutup dalam keadaan telungkup hindari sinar matahri langsung -Ringan dan mudah dipakai
-Menyaring keringat dan mengatur pertukaran udara
-Tidak mudah terbakar -tidak memberikan perlindungan secara menyeluruh
PELINDUNG KAKI
17 Fungsi : Melindungi dari benda tajam dan berbahaya, mencegah kecelakaan kerja fatal, melindungi dari benda panas,

Cara Memelihara:  Simpanlah sepatu pada tempat yang kering dan suhu sedang, selalu bersihkan sepatu agar tetap bersih jika dicuci gunakan deterjen yang bersifat lembut agar warna tidak mudah luntur dan jelek,  Jangan terlalu keras dalam menggosokanya. Dan Janganlah sekali-kali menggunakan sepatu dalam kondisi basah. Karena kaki yang basah bisa cepat menebarkan bakteri dan kuman secara cepat.  menghindari resiko kecelakaan. Bukan sekedar membuat perlindungan bagian tubuh pekerja pada resiko kecelakaan saja, tetapi dengan memakai sepatu safety pekerja akan lebih leluasa bergerak hingga dapat meningkatkan efektivitas dan hasil produksi yang diharapkan Kurang elastis, terdapat jangka waktu pemakaian yaitu 3 tahun
18 Fungsi: Mellindungi kaki dari benda tajam dan berat, benda panas, serta cairan kimia dll.

Cara memelihara:
Simpan dalam posisi terbalik gunakan gantungan khusus but agar bisa tersimpan dalam posisi terbalik, Jika sepatu anda mulai mengeluarkan bau yang tidak sedap, gunakan cairan alkohol. Rutin membersihkan sepatu agar tidak cepat rusak. Elastis, tahan air, bahan tersasa kuat, serta tidak ada waktu kadaluwarsa Terasa lebih berat, karena terbuat dari karet jadi cukup licin
PELINDUNG TANGAN
19 Sarung Tangan Kain
Fungsi: melindungi tangan dari cuaca panas maupun dingin

Cara Memelihara: dicuci secara berkala, dapat menggunakan detergen -Dapat menyerap keringat
-Sessuai dengan ukuran tangan
-Dapat dipakai dengan jangka waktu yang lama -Dapat robek jika terjadi gesekan dengan benda tajam
-Tingkat perlindungan rendah
-
20 Terrycloth Autoclave
Fungsi: melindungi tangan dari area panas seperti pembakaran

Cara Memelihara: dapat dicuci karena terbuat dari bahan katun, keringkan ditempat yang terbuka -Dapat digunakan oleh siapa saja dikarenakan all size
-Nyaman saat digunakan
-Berbahan lentur dan elastis -Tidak kedap air

21 Chemical Resistant Gloves
Fungsi: melindungi tangan dari bahan kimia yang berbahaya

Cara memelihara: setelah pemakaian langsung bersihkan dengan air mengalir dan keringkat ditempat yang berventilasi -Melindungi tangan dari bahan kimi yang dapat merusak tangan -Tidak tahan dengan listrik
-Digunakan oleh pekerja yang berkaitan dengan bahan-bahan kimia
22 Leather Gloves
Fungsi: dapat melindungi tangan dari pekerjaan mengelas, dapat meminimalisir resiko tergores saat bekerja

Cara Memelihara: dapat dibersihkan secara berkala, lebih baik langsung dibersihkan setelah pekerjaan selesai, simpan ditempat yang sejuk dan aman -Tahan lama
-Dapat menghindari tangan dari goresn benda-benda tajam -Tidak dapat bertahan Ketika bersentuhan dengan tegangan listrik
23 Electrically Insulated Gloves
Fungsi: melindungi tangan dari sengatan listrik

Cara Memelihara: jangan disikat atau dicuci menggunakan mesin cuci, hindari zat-zat kimia, keringkat ditempat yang bersuhu normal -Terdapat beberapa jenis (sesuai dengan tegangan listrik)
-Karet pengukur tegangan yang terisolasi -Hanya dapat digunakan saat pekerjaan yang berkaitan dengan tegangan listrik
-Harus memperhatikan sesuai dengan tegangan listrik tempat kerja
PELINDUNG BADAN
24 Fungsi:
melindungi pekerja dari kemungkinan genangan atau percikan darah atau cairan tubuh lainnya yang dapat mencemari baju petugas. Memproteksi diri dari cairan korosif dan mengiritasi.

cara pemeliharaan: letakkan atau simpan ke tempatnya setelah menggunakan. Lakukan pembersihan secara berkala. 1.bisa di gunakan oleh banyak profesi seperti koki juru masak, petugas medis, hingga pedagang di pasir.
2. banyak di produksi sehingga mudah di temukan. 1.hanya bisa di gunakan sekali pakai
2.. ada juga yang bisa di pakai berulang-ulang namun hanya apron yang  terbuat dari bhan khusus.
25 Fungsi: untuk melindungi tubuh dari hal yang dapat membahayakan atau mengakibatkan kecelakaan saat kerja. Wearpack digunakan pada pekerja yang memiliki profesi khusus dengan tingkat kesulitan yang tiggi dan membutuhkan pengamanan khusus. Seperti pekerja tambang, mekanik bengkel

cara pemeliharaan:
1.setelah menggunakan letakkan kembali waerpack ditempat semula
2. cuci secara teratur, namun jangan terlalu sering
3. simpan waerpack ditempat yang sejuk namun tidak lembab
4. sangat dianjurkan simpan warpack dalam posisi menggantung 1.adanya wearpack membuat pekerja merasa nyaman dan aman dalam bekerja.
2.wearpack membuat badan pekerja telindungi dari berbagai hal berbahaya yang ada di sekeliling tempat kerjanya, seperti percikan api atau logam tajam. 1.bisa menghadirkan ketidaknyamanan yang di rasakan penggunanya jika baha  kain yang dipilih tidak fleksibel
2. jika jahitannya tidak kuat serta modelnya tidak pas body pekerja yang mengenakannya pun tidak akan leluasa dalam melakukan gerakan saat bekerja dengan baju waerpack
PELINDUNG DIRI DARI BAHAYA JATUH DARI KETINGGIAN
26 Fungsi: melindungi tubuh akan kemungkinan terjatuh, biasanya digunakan ditempat yang memanjat dan pekerjaan konstruksi.

cara pemeliharaan: untuk pemakaian rutin, lakukan pencuncian minimal seminggu sekali. Pencucian menggunakan air, tidak boleh disikat dan terkena sabun asam/basa. Sedangkan dalam penyimpanan, simpan pada tempat yang berventilasi dan hindari panas matahari langsung atau panas di atas 40 derajat celcius. bisa melindungi seluruh tubuh pengguna sehingga kemungkinan cedera akibat hentkan saat jatuh sangat kecil.
bisa untuk pelindungan ketinggian tidak minim (>1,8M) perlu pengecekan setiap sebelum menggunakan untuk mengurangi resiko jatuh.

b. PRAKTIKUM MENGGUNAKAN APD DENGAN BENAR

i. CARA PENGGUNAAN RESPIRATOR  (berbagai tipe)
A. Disposable Respirator
1. Renggangkan tali respirator
2. Tempatkan respirator dibagian wajah sehingga menutupi hidung dan mulut
3. Sesuaikan posisi noseclip sesuai dengan bentuk tulang hidung
4. Tarik tali respirator yang bagian atas kebagian kepala belakang, dan posisikan tepat diatas telinga
5. Terika tali respirator yang bagian bawah kebagian kepala belakang, dan posisikan tepat dibawah telinga
6. Pastikan tali respirator rapih dan tidak menggulung disuatu bagian
B. Reusable Respirator
1. Tempatkan respirator menutupi hidung dan mulut dengan keadaan tali masih terlepas.
2. Atur posisi respirator hingga fit terpasang dengan benar
3. Tarik tali respirator yang bagian atas kebagian kepala belakang, dan posisikan tepat diatas telinga
4. Terika tali respirator yang bagian bawah kebagian kepala belakang, dan posisikan tepat dibawah telinga
5. Pastikan tali terpasang dengan rapih, dan fit terpasang dikepala

ii. CARA PENGGUNAAN EAR PLUG
Single Earplug
1. Gulung earplug dengan menggunakan tangan yang bersih sampai berukuran kecil
2. Tarik telinga kebelakang, kemudian masukkan earplug kedalam telinga
3. Bila ujung earplug tidak terlihat oleh orang lain, berarti earplug sudah dapat digunakan.
Multiple Earplug
1. Masukkan earplug sambal menarik telinga
2. Masukkan earplug dengan baik agar seluruh flense berada tepat didalam saluran telinga
3. Bila ujung earplug tidak terlihat oleh orang lain, berarti earplug sudah dapat digunakan.



iii. CARA PENGGUNAAN EARMUFF
1. Tempatkan earcup tepat ditelinga
2. Sesuaikan headband dengan menyesuaikan kepala hingga earcup menutup telingan dengan sempurna

c. CARA FIT TEST UNTUK PENGGUNAAN PELINDUNG PERNAFASAN
Persiapan Alat
1. Pasangkan collar ke bagian hood
2. Tarik hood ke sekitar bagian collar
3. Pastikan hood sudah terpasang rapat dengan bagian
4. Istilah nebulizer dengan mengisi cairan sebanyak 3ml kedalam tempatnya
5. Tutup kembali nebulizer
6. Pastikan jika nebulizer mengeluarkan cairan ketika disemprotkan
Sensitivity Test
1. Gunakan sensitivity solution (FT-31) dan sensitivity nebulizer
2. Subjek harus menggunakan hood tapi tidak menggunakan respirator
3. Subjek harus tetap dalam kondisi mulut terbuka dengan lidah dibagian depan
4. Hitung beberapa kali solution disemprotkan ke mulut subjek hingga akhirnya subjek mendeteksi rasa pahit dimulutnya
5. Jika subjek tidak dapat mencium bau dan merasakan solution yang diberikan selama test, maka solution tidak dapat digunakan. Ganti dengan solution lainnya, jika subjek tidak dapat merasakan solution lainnya maka gunakan metode test lainnya.
Menetralisir solution
1. Berikan subjek air putih untuk menetralkan rasa solution
2. Gunakan tissue untuk menghapu segala residu yang ada di mulut
3. Berikan waktu agar rasa dimulu subjek netral kembali dan gunakan waktu menunggu untuk menjelaskan test selanjutnya.
Fit test
1. Gunakan fit test solution dan fit test nebulizer
2. Subjek harus menggunakan respirator / alat APD lain yang biasa digunakan saat bekerja
3. Bernafaslah seperti biasa
4. Mulai test dengan menggunakan jumlah semprotan yang sama dengan hasil sensitivity test
5. Tambahkan jumlah semprotan setiap 30 detik
6. Subjek harus menyelesaikan test 7x selama 1 menit
d. APD YANG DIGUNAKAN SAAT PANDEMIC COVID-19
1. Tingkat I
NO KELOMPOK JENIS APD
1 Masyarakat umum 1. Masker kain
2. Masker bedah (2 ply)
3. Masker bedah (3 ply)
2 Kelompok lainnya (pendamping orang sakit, cleaning service, satpam, petugas administrasi) 1. Masker bedah (2 ply)
2. Masker bedah (3 ply)
3. Sarung tangan kerja
3 Petugas penanganan cepat / relawan Masker bedah (3 ply)
4 Dokter dan Perawat 1. Masker bedah (3 ply)
2. Sarung tangan karet sekali pakai
5 Supir ambulance 1. Masker bedah (3 ply)
2. Gown
3. Sarung tangan karet sekali pakai

2. Tingkat II
NO KELOMPOK JENIS APD
1 Dokter dan Perawat 1. Masker bedah (3 ply)
2. Gown (jika ada resiko terkena droplet)
3. Pelindung mata (jika ada resiko terkena droplet)
2 Dokter dan Perawat 1. Masker bedah (3 ply)
2. Sarung tangan sekali pakai
3. Gown
4. Pelindung mata / face shield
3 Dokter, Perawat, Petugas Laboran 1. Masker bedah (3 ply)
2. Gown
3. Pelindung mata (jika ada resiko terkena droplet)
4 Radiographer 1. Masker bedah (3 ply)
2. Jas radiographer biasa
5 Farmasi 1. Masker bedah (3 ply)
2. Sarung tangan karet sekali pakai
3. Pelindung mata (jika berhadapan dengan pasien)






3. Tingkat III
NO KELOMPOK JENIS APD
1 Cleaning Service 1. Masker bedah
2. Gown
3. Pelindung mata (jika ada resiko terkena bahan kimia atau organik)
4. Sarung tangan kerja berat
2 Dokter dan Perawat 1. Masker N95 / ekuivalen
2. Gown allcover
3. Boots
4. Pelindung mata
5. Sarung tangan bedah sekali pakai
6. Headcap
7. Apron
3 Dokter dan Perawat 1. Masker N95 / ekuivalen
2. Gown allcover
3. Boots
4. Pelindung mata
5. Sarung tangan bedah sekali pakai
6. Headcap
7. Apron
4 Dokter 1. Masker N95 / ekuivalen
2. Gown allcover
3. Boots
4. Pelindung mata
5. Sarung tangan bedah sekali pakai
6. Headcap
7. Apron
5 Dokter, Perawat, Petugas Laboran 1. Masker N95 / ekuivalen
2. Gown allcover
3. Boots
4. Pelindung mata
5. Sarung tangan karet sekali pakai
6. Headcap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar